Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat … Ibrani 2:4 Pada zaman pemerintahan Raja Ahab atas Kerajaan Utara (Israel) (874-852 SM), kehidupan umat Tuhan jauh dari Tuhan. Izebel, puteri Raja Etbaal, raja orang Sidon, yang dipersunting Ahab menjadi isterinya, merupakan penyembah berhala, yaitu menyembah Baal dan Asyera. Kata “Baal” sendiri berarti “tuan,” merupakan … Lanjutkan membaca ELIA DAN NABI BAAL
PASKAH
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Roma 5:8 Oleh karena Firaun menolak untuk untuk mengizinkan umat Tuhan beribadah kepada Tuhan Allah, maka Tuhan menurunkan berbagai tulah ke atas seluruh negeri Mesir. Ada 10 (sepuluh) tulah yang Tuhan turunkan ke atas Mesir. Kesembilan tulah … Lanjutkan membaca PASKAH
MUKJIZAT MANNA
Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; … Yesaya 49:16 Peristiwa keluarnya bangsa Israel dari Mesir yang disebut Exodus, merupakan sebuah peristiwa yang luar biasa. Hanya Tuhanlah yang mampu melakukan hal itu. Umat Tuhan yang telah empat puluh lima hari sebelumnya dibebaskan-Nya dari perbudakan selama sekitar 400 tahun di Mesir, kini berada di padang gurun … Lanjutkan membaca MUKJIZAT MANNA
AIR MENJADI ANGGUR
… Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. Yesaya 43:19 Jika dalam Perjanjian Lama, mukjizat pertama adalah Penciptaan, maka dalam Perjanjian Baru mukjizat pertama yang dibuat oleh Tuhan Yesus Kristus adalah mengubah air menjadi anggur (Yoh 2:1-11). Mukjizat itu terjadi dalam sebuah pesta perkawinan di Kana. Dari peristiwa mukjizat ini … Lanjutkan membaca AIR MENJADI ANGGUR
PENCIPTAAN
Maka Allah melihat segala yang dijadikan-nya itu, sungguh amat baik. … Kejadian 1:31 Kalimat pertama dalam Alkitab adalah “Pada mulanya Allah …”. Ini menunjukkan bahwa segala sesuatu berasal dari, oleh, dan untuk Allah. Mengapa? Pertama, karena ia adalah Allah yang telah merencanakan segala sesuatunya dalam kekekalan. Allah Tritunggal telah merancangkan sesuatu yang luar … Lanjutkan membaca PENCIPTAAN
DARI NAZARET KE BETLEHEM
Pendahuluan Dalam setiap renungan Natal, kita bisa menggali kekayaan pelajaran penting dari kisah Natal dengan limpahnya. Mulai dari nubuatan para nabi tentang kedatangan Mesias atau Kristus dalam Perjanjian Lama, hingga para tokoh penting seperti Yusuf, Maria, para majus, para gembala, bahkan Raja Herodes Agung. Semua pelajaran itu berpusat kepada satu hal yang mahapenting: kasih … Lanjutkan membaca DARI NAZARET KE BETLEHEM
CHARACTERISMA
Pendahuluan Apabila kita belajar dari orang-orang yang dipakai Allah dalam Alkitab dan di era masa kini, kita melihat hal-hal yang luar biasa. Ada karya-karya besar yang dihasilkan dan menjadi berkat bagi banyak orang. Sayangnya ada hal-hal lain yang cukup mengganggu bahkan merusak prestasi gemilang yang telah dicapai sebelumnya. Itu bagaikan kerikil-kerikil yang ada dalam … Lanjutkan membaca CHARACTERISMA
EVOLUSI ATAU PENCIPTAAN
Pendahuluan Ketegangan antara iman dan ilmu pengetahuan sudah terjadi cukup lama, apalagi sejak munculnya filsafat rasionalisme yang dicetuskan oleh René Descartes (1596-1650). Segala sesuatu diukur dan dihakimi dengan rasio (akal budi), termasuk Kitab Suci. Hal-hal yang dipandang masuk akal diterima, sedangkan yang dianggap tidak masuk akal ditolak dan dibuang. Memang harus kita akui bersama … Lanjutkan membaca EVOLUSI ATAU PENCIPTAAN
PERTUMBUHAN GEREJA DI SINGAPURA
Pendahuluan Singapura adalah sebuah negara-kota yang menurut statistik negara itu tahun 2008 berpenduduk 4,8394 jiwa. Dari jumlah tersebut, yang beragama Buddha 39,5 %, Kristen (Katolik dan Protestan) 17,5 %, Islam 13,9 %, Taoisme 8,5 %, Hindu 4 %, dan lain-lain 1,6 %. Di samping itu masih ada 14,8 % penduduk yang menyatakan tidak menganut … Lanjutkan membaca PERTUMBUHAN GEREJA DI SINGAPURA
SURAT KRISTUS KEPADA GEREJA-NYA
Pendahuluan Tuhan Yesus Kristus adalah Kepala Gereja. Ia adalah Kepala, dan Gereja atau Jemaat – yaitu persekutuan orang-orang percaya – adalah Tubuh-Nya. Sebagai Kepala, Yesus Kristuslah yang berotoritas atau berhak memberikan penilaian atas Gereja-Nya. Tak ada seorang manusia pun yang dapat menilai atau menghakimi Gereja Tuhan, sebab penilaian manusia bisa subyektif dan tidak akurat. … Lanjutkan membaca SURAT KRISTUS KEPADA GEREJA-NYA