MEMBANGUN KEHIDUPAN DOA YANG EFEKTIF

  1. Pendahuluandoa-kristen-sebelum-ulangan-ujian5

Sebagai nafas orang percaya, doa memegang peranan penting. Ungkapan Prayer changes things dan Pray Until Something Happen (PUSH) sangatlah tepat untuk menyatakan dinamika kehidupan doa setiap orang percaya. Dari sekian banyak contoh doa yang dipanjatkan dalam Alkitab ada beberapa doa yang sangat efektif. Dari contoh doa-doa yang semacam itu kita akan belajar membangun kehidupan doa yang efektif.

Apakah yang dimaksud dengan kata “efektif”? Ada dua makna dalam kata “efektif”. Pertama, sesuatu yang efektif berarti “berlangsung dan memberikan hasil seperti yang diharapkan.” Kedua, berarti “mencapai hasil yang maksimal dengan durasi waktu yang minimal.”

Efektifitas begitu penting dalam hidup ini. Ada banyak hal yang nampaknya memberikan hasil, tetapi setelah ditelusuri ternyata sama sekali tidak efektif. Waktu pengerjaannya begitu lama, dan hasilnya tidak maksimal. Kita harus menghindari terjadinya pemborosan waktu dan tenaga. Demikian pula halnya dengan kehidupan doa. Sekalipun keputusan jawaban doa terletak di tangan dan kedaulatan Tuhan sendiri, namun sebenarnya Tuhan sudah memberikan kepada kita beberapa prinsip agar doa kita efektif: dijawab sesuai dengan apa yang dimintakan dalam doa, dan dalam waktu singkat memberikan hasil yang maksimal.

Saya mengamati setidaknya ada 3 (tiga) hal yang harus dilakukan agar kita dapat memiliki kehidupan doa yang efektif. Ketiga hal tersebut adalah:

(1) Doa yang efektif adalah doa yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

(2) Doa yang efektif adalah doa yang terfokus.

(3) Doa yang efektif adalah doa yang dipanjatkan secara sinergi.

Ketiga hal penting di atas akan kita pelajari satu per satu.

2. Mengenal Kehendak Tuhan

Apabila doa-doa kita sesuai dengan kehendak-Nya, maka pastilah doa kita segera terjawab. Itu berarti sangatlah penting bagi kita untuk mengenal dan terus mengenal kehendak Allah.

Allah menghendaki agar kita tidak menjadi orang bodoh, melainkan menjadi orang yang bijaksana, yang berusaha mengenal kehendak Tuhan (Efs. 5:15-17). Dari manakah kita bisa mengetahui dan mengerti kehendak Tuhan?

Kehendak Tuhan telah dinyatakan oleh Tuhan sendiri melalui firman-Nya. Itulah sebabnya Tuhan rindu agar firman-Nya tinggal di dalam kita. Dengan memahami firman-Nya, kita mengenal kehendak-Nya. Jika kita berdoa sesuai dengan kehendak-Nya, maka doa kita pun akan didengar dan dijawab-Nya (Yohanes 15:7).

Sebaliknya, jika kita tidak mengenal kehendak-Nya, hidup kita tidak akan memperkenan hati-Nya. Dengan kata lain kita hidup dalam dosa, dan dosa merupakan penghambat bagi jawaban doa-doa kita (Yes. 59:1-2).

Bagaimana kita dapat memahami kehendak Allah, dan apakah ciri-ciri kehendak Allah? Dengan jelas Roma 12:2 menjelaskan bahwa hanya ketika kita tidak menjadi seperti dunia ini dan mengalami pembaharuan atau transformasi budi (Yun.: metamorpho), maka kita dpaat mengenal kehendak Allah, yaitu yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna.

Itu berarti jika kita mendoakan untuk hal-hal yang baik, berkenan dan sempurna, maka doa kita pasti efektif, karena Allah menjawabnya.

3. Fokus Doa

Banyak doa yang tidak fokus, bahkan terlalu luas. Bagaimana kit abisa memiliki fokus doa yang tepat? Pertama, dibutuhkan kedisiplinan untuk melihat, dan mendengar apa yang akan kita doakan. Melalui perkunjungan, pembicaraan, dan pengamatan, kita bisa memperoleh data yang lebih rinci tentang apa dan siapa yang akan didoakan.

Nehemia perlu mendengar lebih dulu tentang keberadaan kota Yerusalem sebelum menyatakan apa kebutuhannya kepada Tuhan (Neh. 1:1-4). Fokus doanya lebih dipertajam lagi dengan mengadakan survei langsung di lapangan (Neh. 2:11-20).

Berulangkali Rasul Paulus memperoleh informasi tentang jemaat-jemaat yang didirikan dan dilayaninya dari rekan-rekan sepelayanan. Dari informasi itulah maka doa Rasul Paulus terfokus (bdk. 1 Kor. 11:18; Efs. 1:15).

Fokus doa juga bisa diperoleh melalui kepekaan kita akan pimpinan Roh Kudus. Perhatikan bagaimana Rasul Paulus memiliki kepekaan untuk melayani di Makedonia (Kisah 16:6-12). Kepekaan semacam ini perlu dilatih dan semakin dipertajam. Dalam hal ini harus diingat bahwa pimpinan Roh Kudus tidak akan pernah bertentangan dengan firman Allah, yaitu Alkitab.

4. Sinergi Doa

Hal ketiga yang dapat membuat doa kita efektif adalah doa dalam kebersamaan dengan rekan-rekan seiman. Itulah sebabnya firman Tuhan berkata bahwa di mana ada dua tiga orang berkumpul dalam nama-Nya, Ia hadir di tengah-tengah kita (Mat. 18:20). Yang penting di sini adalah adanya kesehatian. Dimulai dari kesehatian antara suami-isteri, orang tua dan anak-anak, rekan seiman dalam KPK, dalam persekutuan pendoa syafaat, dan dalam ibadah raya.

Itulah sebabnya mengapa dikatakan ada manfaat besar dalam ibadah (1 Tim. 6:6). Di sinilah kita diajar untuk tidak memiliki sikap egois dalam doa, karena kita mendoakan orang-orang lain.

Bentuk sinergi doa ini bisa diperluas dengan gerakan-gerakan doa oikumenis, bahkan dengan saudara sebangsa dan setanah air dan sebagai warga dunia secara global. Perhatikan kuasa doa global yang mampu merontokkan tembok Berlin dan blok-blok negara komunis.

5. Penutup

Tuhan hanya sejauh doa. Itu berarti bahwa banyak hal besar bias terjadi oleh kuasa doa. Sekalipun demikian, bukan kita yang hebat melainkan Tuhan, Sang Penjawab Doa itu sendiri. Sehingga berbagai hasil luar biasa yang terjadi setelah kit aberdoa, tetap haru smenghasilkan kemuliaan bagi Nama-Nya.

—– 00000 —–

Pdt. Drs. Petrus F. Setiadarma, MDiv.

9 thoughts on “MEMBANGUN KEHIDUPAN DOA YANG EFEKTIF

  1. saya sendiri masih nyusun skripsi. saya bertrimakasih banyak atas artikelnya, saya bisa menyadari dan memahami arti doa yang sebenarnya. dalam hal ini saya merasa sangat terpukul dan kecewa pada diri sendiri karna saya selalu memaksakan kehendak pada YESUS KRISTUS agar saya bisa lebih cepat selesai skripsi yang sudah berjalan hampir setahun. saya sudah kacau. trimkasih

  2. Buat Sdr. a lung. Allah kita tak pernah ingkar dengan janji-Nya. hanya saja terkadang kita diminta bersabar. Saya berdoa agar skripsi Anda terselesaikan dengan baik. ORA ET STUDIA, berdoa dan belajar!

  3. Saya sangat terkesan dgn apa yg anda tulis dan saya sangat bersyukur karena TUHAN YESUS adalah ALLAH yg setia………..walaupun saya baxk melakukan dosa tapi IA tetap mw melawat saya…..^_^

    • Puji Tuhan jika artikel ini menjadi berkat bagi Anda. Percayalah, doa merupakan sarana utama yang disediakan Allah bagi kita untuk bercakap-cakap dengan-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s